Search

Film Primal (2019): Pemburu Hewan Langka

Sinopsis Film Primal

Daftar Isi

Nicholas Cage, seorang aktor legendaris dengan sejumlah peran ikonis di dunia perfilman, kembali dengan aksi memukau dalam filmPrimal” yang rilis pada tahun 2019. Dalam film ini, Cage membuktikan kembali kemampuannya dalam membawakan karakter-karakter yang penuh emosi dan tegang.

Sinopsis Film Primal
Sumber Gambar: imdb

Film “Primal” menghadirkan petualangan yang tak terduga dan menegangkan. Cage harus bertahan hidup dan menghadapi berbagai ancaman di tengah laut yang ganas.

Mocopat merangkum alur film Primal. Jika Anda merasa nikmatnya menonton film ini akan menjadi berkurang sebab menjadi sebuah spoiler, maka hendaknya Jangan Anda lanjutkan. Apabila Anda masih bersikukuh, maka inilah sinopsis Primal (2019).

Moco Film Berpenghasialan Tertinggi di Tengah Tahun Pertama 2023

Sinopsis Film Primal (2019)

“Primal”, film ini mengikuti kisah Frank Walsh (Nicholas Cage). Seorang pemburu hewan langka yang ahli dalam menangkap binatang dari berbagai belahan dunia untuk dijual kepada kolektor. Ia adalah seorang pria yang eksentrik dengan pengalaman yang luas dalam menghadapi bahaya di alam liar.

Pada suatu hari, Frank berhasil menangkap seekor hewan langka yang sangat para pemburu incar. Yaitu, seekor jaguar putih langka yang merupakan primadona dalam pasar hewan eksotis. Dalam rangka membawa jaguar putih ini kembali ke Amerika Serikat, Frank memutuskan untuk menyewa kapal kargo kecil.

Konflik Bermulai

Namun, Frank tidak menyadari bahwa kapal ini juga membawa tahanan berbahaya US Marshals. Di dalamnya ternyata termasuk seorang pembunuh bayaran paling berbahaya yang pernah ada, Richard Loffler (Kevin Durand). Dalam perjalanan kembali, kapal ini menghadapi badai dahsyat yang membuat kru kapal kocar-kacir.

Di tengah kekacauan badai, sang jaguar putih berhasil lolos dari kandangnya dan menyebabkan kekacauan di kapal. Selain itu, tahanan-tahanan yang berbahaya berhasil melarikan diri dari sel mereka dan merampas senjata penjaga kapal.

Situasi semakin rumit ketika ternyata ada satu tahanan lagi yang disembunyikan dengan baik oleh Loffler, yaitu seorang pembunuh berdarah dingin yang berbahaya.

Dalam keadaan yang genting dan kacau, Frank harus berjuang untuk menyelamatkan diri dan juga melindungi jaguar putih langka itu. Ia menyadari bahwa jika hewan tersebut jatuh ke tangan para tahanan, maka jaguar ini akan berakhir sebagai barang dagangan ilegal di pasar gelap. Frank merasa bertanggung jawab untuk melindungi makhluk yang langka dan membawa kembali hewan itu ke habitat aslinya.

Namun, Frank tidak sendirian dalam perjuangannya. Dia mendapatkan bantuan dari Dr. Ellen Taylor (diperankan oleh Famke Janssen), seorang ahli hewan yang juga ikut dalam perjalanan kapal ini. Dr. Ellen menjadi sekutu penting bagi Frank karena memiliki pengetahuan mendalam tentang perilaku hewan, termasuk jaguar putih itu sendiri.

Kapal ini menjadi medan perang di tengah laut antara Frank, Dr. Ellen, para tahanan yang kejam, dan tentu saja, jaguar putih yang tak terduga. Setiap sudut kapal dipenuhi dengan kekacauan dan aksi baku tembak, dan setiap keputusan yang diambil oleh Frank dan Dr. Ellen dapat menentukan nasib mereka sendiri dan juga nasib jaguar putih yang langka.

Sosok Nicholas Cage dalam Film Primal

Dalam film “Primal,” Nicholas Cage menghadirkan penampilan yang khas dengan menggabungkan emosi yang mendalam dengan aksi yang memukau. Penonton akan menikmati suguhan petualangan yang penuh ketegangan dan ketidakpastian di tengah lautan liar. Film ini membuktikan bahwa ketangguhan dan keberanian seseorang dapat teruji bahkan dalam situasi yang paling ekstrem, seperti dalam Primal.

Dalam menghadapi musuh berbahaya dan badai ganas, Frank Walsh menunjukkan bahwa ketekunan dan tekad yang kuat akan menjadi kunci untuk bertahan hidup. “Primal” menjadi pengalaman menegangkan yang tak terlupakan bagi para penonton film, sekaligus mengingatkan kita akan pentingnya melindungi keanekaragaman hayati yang langka dan rentan di dunia ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Oleh Penulis

Moco Lainnya

Ilustrasi digital sarkastik yang menggambarkan sistem hukum otoriter Indonesia melalui Revisi KUHAP dan RUU Perampasan Aset, menyoroti ancaman terhadap hak warga sipil dan prinsip keadilan.
Perampasan Aset dan Revisi KUHAP: Perampasan Melalui Hukum
Air dan Pikiran Mengalir dalam Simpul Perenungan
Air dan Pikiran: Mengalir dalam Simpul Perenungan
Tamasya Batin dan Neurosains Dzikir Menemukan Tuhan dalam Keheningan
Tamasya Batin dan Neurosains Dzikir: Tuhan dalam Keheningan
Pertamina dan Rp 285 Triliun Yang Dicuri 9 Tersangka dan Terminal Rahasia
Pertamina dan 285T: Jejak Mafia dan Korupsi Sistemik
Setya Novanto dan Parodi Keadilan Indonesia
Setya Novanto dan Parodi Keadilan Indonesia: Pengampunan bagi Penjarah Negara
Chromebook Rp 9,9 Triliun dan Bayang-bayang Korupsi Digitalisasi Pendidikan
Chromebook Rp 9,9 Triliun dan Bayang-bayang Korupsi Digitalisasi Pendidikan
Dana Pendidikan 116 Miliar Anggaran Tak Bertuan
Pendidikan: 116 Miliar Anggaran Tak Bertuan
Meaning of You
Meaning of You: Melodi Cinta yang Abadi IU dan Kim Chang Wan
Tomas Tranströmer
Tomas Tranströmer: Biobibliografi Penerima Nobel Sastra 2011
Proyeksi Pasar Energi-Minyak
Proyeksi Pasar Energi-Minyak Global, Pasca Israel-Palestina 2023