Search

IESF 2023: Filipina Tahan Indonesia Untuk Back To Back

IESF 2023
Sumber Gambar: Instagram MPL PH

Pada ajang IESF World Esports Championship (WEC) 2023, dunia e-sports terperangah dengan pertarungan sengit dalam kompetisi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Salah satu momen puncak dalam turnamen ini adalah pertandingan epik antara Timnas Filipina dan Indonesia.

Dalam artikel ini, kita akan mengupas secara rinci bagaimana Timnas Filipina meraih kemenangan gemilang di IESF 2023.

Pembuka Grand Final IESF 2023 Pertarungan Sengit

IESF 2023
Sumber Gambar: Tangkapan Layar Youtube MPL Indonesia

Game pertama dalam partai akbar IESF WEC 2023 MLBB antara Filipina dan Indonesia mulai dengan sangat sengit. Kedua tim tampil tangguh dan berusaha saling mengalahkan satu sama lain. Pertandingan berlangsung selama hampir 30 menit, dan hasil akhirnya adalah Indonesia yang keluar sebagai pemenang. Saken, yang menggunakan Brody, mendapatkan penghargaan MVP di game pertama Grand Final.

Game 2 IESF 2023 Grand Final Filipina Bangkit

IESF 2023
Sumber Gambar: Tangkapan Layar Youtube MPL Indonesia

Namun, Filipina tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil menyamakan kedudukan di game kedua dalam waktu kurang dari 15 menit. Salah satu faktor kunci dalam kemenangan ini adalah peran Valir, yang membuat Timnas Indonesia kesulitan dalam pertarungan tim. KyleTzy dan Fredrin, dengan kinerja cemerlang mereka, menjadi bintang pada game kedua ini.

Dominasi Filipina di Game 3

IESF 2023
Sumber Gambar: Tangkapan Layar Youtube MPL Indonesia

Game ketiga menunjukkan dominasi yang sama dari Filipina seperti pada game kedua. Timnas Indonesia, yang mencoba untuk membalas, tidak mampu berbuat banyak. Dengan skor 2-1, Filipina mengunci championship point IESF 2023, memaksa Indonesia untuk memenangkan game keempat untuk menjaga harapan juara.

Super Marco, yang menggunakan Brody, terpilih sebagai MVP setelah unjuk gigi yang brilian melawan Saken dengan Melissanya.

Kemenangan Tak Terbantah Filipina

Sumber Gambar: Tangkapan Layar Youtube MPL Indonesia

Filipina kembali menunjukkan kekuatannya di game keempat, dengan dominasi yang konsisten sejak awal turnamen. Timnas Indonesia tampaknya tak berdaya menghadapi strategi yang terstruktur dari Filipina.

Pertandingan ini berlangsung singkat, dan Super Marco sekali lagi menjadi MVP di game terakhir dengan kemampuan Irithelnya yang luar biasa. Selain itu, goldlaner Filipina ini juga tercatat sebagai MVP di Grand Final IESF 2023 MLBB.

Baca Juga: WCG 2023

Kesimpulan

Pertandingan antara Timnas Filipina dan Indonesia di skena MLBB akan tercatat sebagai salah satu pertarungan paling epik dalam sejarah e-sports.

Filipina berhasil meraih kemenangan gemilang dengan tampil dominan di game ketiga dan keempat, serta bermain dengan strategi yang kuat dan kohesif. Super Marco dan timnya telah membuktikan bahwa mereka adalah kekuatan yang tak bisa dihentikan dalam dunia MLBB.

Kemenangan ini bukan hanya merupakan pencapaian bagi Filipina, tetapi juga sebuah inspirasi bagi komunitas e-sports di seluruh dunia. IESF 2023 akan terus dikenang sebagai turnamen yang mempertontonkan bakat dan keterampilan terbaik dalam dunia MLBB.

Artikel Oleh Penulis

Moco Lainnya

Jika DPRD Harus Memilih Kepala Daerah, di mana Suara Rakyat
Jika DPRD Harus Memilih Kepala Daerah, di mana Suara Rakyat?
Optimalisasi Peran Perempuan dalam Ranah Politik dan Pembangunan Bangsa Indonesia
Optimalisasi Peran Perempuan dalam Ranah Politik dan Pembangunan Bangsa Indonesia
Revitalisasi Wawasan Nusantara di Tengah Krisis Identitas
Revitalisasi Wawasan Nusantara di Tengah Krisis Identitas
Apa yang bisa dipelajari dari organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai organisasi yang melahirkan banyak pejabat, namun saat ini mengalami krisis moral
Apa yang bisa dipelajari dari organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai organisasi yang melahirkan banyak pejabat, namun saat ini mengalami krisis moral
Dibalik Optimistic Bias dapat merusak peran Kader HMI dalam Menjaga Kesejahteraan Indonesia
Dibalik Optimistic Bias dapat merusak peran Kader HMI dalam Menjaga Kesejahteraan Indonesia
Ilustrasi digital sarkastik yang menggambarkan sistem hukum otoriter Indonesia melalui Revisi KUHAP dan RUU Perampasan Aset, menyoroti ancaman terhadap hak warga sipil dan prinsip keadilan.
Perampasan Aset dan Revisi KUHAP: Perampasan Melalui Hukum
Air dan Pikiran Mengalir dalam Simpul Perenungan
Air dan Pikiran: Mengalir dalam Simpul Perenungan
Tamasya Batin dan Neurosains Dzikir Menemukan Tuhan dalam Keheningan
Tamasya Batin dan Neurosains Dzikir: Tuhan dalam Keheningan
Pertamina dan Rp 285 Triliun Yang Dicuri 9 Tersangka dan Terminal Rahasia
Pertamina dan 285T: Jejak Mafia dan Korupsi Sistemik
Setya Novanto dan Parodi Keadilan Indonesia
Setya Novanto dan Parodi Keadilan Indonesia: Pengampunan bagi Penjarah Negara