Search

Rolling Quartz Azalea: Musik dan Sastra dalam Harmoni Abadi

Rolling Quartz Azalea
Sumber Gambar: Instagram Rolling Quartz

Artikel ini menggali lagu “Azalea” dari girlband Rolling Quartz, mengulas liriknya, serta hubungannya dengan puisi Korea terkenal “Azaleas” karya Kim Sowol. Kami juga akan mengeksplorasi makna, perasaan, dan keindahan dalam lagu ini, serta menggambarkan pengaruh sastra dalam musik.

Pendahuluan Rolling Quartz Azalea

Dalam dunia musik dan sastra, terdapat momen langka ketika kedua seni tersebut berpadu harmonis dalam sebuah karya. Salah satu contohnya adalah lagu “Azalea” dari girlband Rolling Quartz. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi keindahan lagu ini dan mengungkapkan bagaimana liriknya menggabungkan elemen-elemen sastra klasik Korea dengan ekspresi modern Rolling Quartz.

Analisis Lirik Rolling Quartz Azalea

Lirik dalam lagu “Azalea” menghadirkan analisis mendalam terhadap perasaan cinta yang rumit dan kerinduan yang mendalam. Setiap bagian lirik mencerminkan perasaan yang berbeda, sehingga kita dapat memahami ekspresi emosi yang kompleks dalam lagu ini.

Rolling Quartz Azalea
Sumber Gambar: Tangkapan Layar Youtube MV Azalea

Verse

Selanjutnya, pada bagian verse lagu ini, kita mendengar pertanyaan retoris yang mengundang perasaan kebingungan. “Leaving me, are you happy now or not? Am I, who lived gazing at you, Am I hidden behind her?” Pertanyaan ini menciptakan gambaran tentang seseorang yang merenungkan perasaan cemburu dan kerinduan yang tersembunyi di balik permukaan. Ini menggambarkan konflik internal yang dalam.

Pre-Chorus

Selanjutnya, bagian pre-chorus Rolling Quartz Azalea membawa pendengar ke dalam perasaan kesulitan bernafas dan keinginan mendalam untuk kebahagiaan orang tercinta.

Kata-kata “The pain of love is so big, I can’t breathe. I wish you happiness. I wish it with all of my soul” menggambarkan rasa sakit yang mendalam yang mungkin dirasakan ketika seseorang yang kita cintai meninggalkan kita. Ini adalah momen ketika perasaan cinta menjadi pengorbanan.

Chorus

Selanjutnya, chorus Rolling Quartz Azalea menciptakan gambaran tentang perpisahan yang tak terucapkan. “When you leave, sick of me, I’ll let you go without a word. I’ll gather armfuls of azaleas From Yaksan in Yeongbyeon To spread along your path.” Ini adalah metafora yang kuat, di mana azalea sebagai simbol perasaan cinta yang tumbuh subur dan kuat.

Penyanyi ingin memberikan yang terbaik bagi orang yang mereka cintai, bahkan jika itu berarti melepaskannya dengan perasaan yang mendalam.

Bridge

Bagian bridge Rolling Quartz Azalea menghadirkan ide bahwa meskipun penyanyi pergi dan menjadi seperti angin, perasaan cinta mereka tetap ada. Ini mencerminkan konsep cinta yang abadi dan keinginan untuk selalu melindungi dan mengasihi orang yang dicintai.

Chorus Reprise

Reprise dari chorus menekankan ketegasan penyanyi untuk tidak menangis meskipun perasaan itu begitu kuat. Ini mencerminkan kekuatan dan keteguhan dalam menghadapi perpisahan.

Pesan dan Makna Rolling Quartz Azalea

Lirik dalam lagu “Azalea” tidak hanya menggambarkan perasaan cinta yang mendalam dan kerinduan, tetapi juga menghadirkan analisis mendalam terhadap perasaan tersebut. Setiap bagian lirik menciptakan gambaran yang berbeda tentang konflik internal, pengorbanan, dan kekuatan emosi.

Akhirnya, dengan kata-kata yang mendalam dan penggunaan simbolisme azalea yang kuat, Rolling Quartz berhasil menyampaikan pesan emosional yang mendalam kepada pendengarnya melalui lagu ini.

Keterkaitan Rolling Quartz Azalea dengan Puisi “Azaleas”

Rolling Quartz Azalea
Sumber Gambar: Tangkapan Layar Youtube MV Azalea

Menariknya, lirik chorus lagu “Azalea” diambil dari puisi Korea terkenal yang berjudul “Azaleas,” yang ditulis oleh Kim Sowol. Puisi ini adalah bagian penting dari sastra Korea yang mencerminkan perasaan kehilangan dan kerinduan yang dalam.

Hasilnya, dalam lagu ini, Rolling Quartz berhasil memadukan bagian chorus puisi tersebut dengan musik mereka yang energik, menciptakan pengalaman mendalam bagi pendengar.

Mengapa Azalea?

Bunga azalea menjadi simbol utama dalam lagu ini. Diambil dari Yaksan di Yeongbyeon, azalea digunakan sebagai metafora untuk perasaan cinta yang tumbuh subur dan kuat.

Oleh karena itu, ketika seseorang pergi dari kehidupan kita, seperti yang diungkapkan dalam lirik, kita ingin memberikan yang terbaik untuk mereka, seperti mengumpulkan armfuls of azaleas untuk menyemai jalur kebahagiaan mereka.

Hubungan Musik dan Sastra

Rolling Quartz Azalea
Sumber Gambar: Tangkapan Layar Youtube MV Azalea

“Lagu adalah puisi dengan tambahan suara,” kata penyair Lawrence Ferlinghetti. Dalam Rolling Quartz Azalea, kita melihat bagaimana musik dan sastra dapat berpadu menjadi satu kesatuan yang indah.

Hasilnya, puisi “Azaleas” oleh Kim Sowol telah hidup kembali melalui lagu ini, memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk merasakan keindahan dan emosi yang terkandung dalam karya sastra klasik Korea.

Kesimpulan

Lagu “Azalea” dari girlband Rolling Quartz adalah contoh sempurna tentang bagaimana musik dan sastra dapat bersatu dalam sebuah karya yang menginspirasi. Liriknya yang mendalam dan pengaruh puisi Korea klasik menciptakan pengalaman mendalam bagi pendengar.

Kemudian, melalui lagu ini, Rolling Quartz menggambarkan betapa indahnya ketika dua bentuk seni yang berbeda dapat berpadu dalam harmoni yang luar biasa.

“Azalea” adalah sebuah karya seni yang tak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi dan mengingatkan kita akan kekuatan kata-kata dan musik dalam mengungkapkan perasaan dan emosi manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Oleh Penulis